- See more at: http://zicblogger.blogspot.com/2013/02/Cara-Memasang-Widget-Share-Button.html#.USVBGTcwiho - See more at: http://zicblogger.blogspot.com/2013/02/Memasang-Floating-Share-Button-di-Blog.html#.USVFCTcwiho
Tampilkan postingan dengan label SUMBAWA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SUMBAWA. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Januari 2012

LALA ILA' DAN LALU MANGI


Di Desa Lantung Ai’ mual tinggal gadis cantik yang bernama Lala Ila. Lala Ila sejak kecil sudah ditunangkan dengan Lalu Mangi, meskipun sudah ditunangkan sejak kecil keduanya sampai besar tidak mengetahuinya.

Suatu hari, Lalu Mangi mendengar cerita tentang kecantikan Lala Ila. Lalu Mangi penasaran akan kecantikan Lala Ila. Lalu Mangi mengajak pembantunya Salampe untuk membuktikan kecantikan Lala Ila. Singkatnya, Lalu Mangi mohon pamit pada Bapak dan Ibunya akan pergi Aimual. Akhirnya berangkatlah mereka ke Desa Aimual. Lalu Mangi kemanapun perginya selalu didampingi oleh Salampe. Salampe adalah anak angkat Radan Mangi. Salampe adalah orang kepercayaan keluarga Radan Mangi. Salampe kerjanya setiap pagi memandikan kuda, membersihkan kandang, menyabit rumput, memperbaiki kebun, dan mengambil kayu. 

Salampe bertugas melayani dan menemani Lalu Mangi bepergian. Itulah pekerjaan Salampe di rumah Radan Mangi ayah Lalu Mangi. Bapak dan ibunya memberi tahu bahwa di sana juga ada pamannya yang bernama Dea Angge. Ayah bunda Lalu Mangi berpesan pada Salampe agar menjaga Lalu Mangi selama di daerah rantauan. Salampe selalu memperhatikan apa yang telah dipesankan oleh Radan Mangi untuk menjaga keselamatan Lalu Mangi.

Di Desa Aimual, Dea Angge memiliki kebun yang cukup luas, suatu hari Lalu Mangi bermain ke kebun milik pamannya. Tak disangka dan tak diduga, di sana Lalu Mangi bertemu dengan Lala Ila. Tidak lama setelah pertemuan itu, ternyata di antara keduanya terjalin perasaan kasih sayang, atau jatuh cinta pada pandangan pertama.

Lalu Mangi menceritakan kepada pamannya tentang pertemuan tersebut, lalu Mangi mengatakan kepada pamannya bahwa dia jatuh cinta pada Lala Ila dan meminta pamannya untuk segera melamar Lala Ila. Dea Angge pun menyanggupi permintaan Lalu Mangi untuk melamar Lala Ila. Lamaran Dea Angge diterima dengan baik oleh orang tua Lala Ila. Kedua keluarga sepakat untuk menunda dulu perkawinan tersebut sampai kedua anak yang akan dikawinkan mencapai umur yang pantas untuk berumah tangga (Baca: 25
- See more at: http://zicblogger.blogspot.com/2013/02/Memasang-Floating-Share-Button-di-Blog.html#.USVFCTcwiho